Sudut Kota Bandung, “Tempo Doeloe”


Gedung Sate

Gw ngerasa ga ada abis nya ngebahas kota yang satu ini, kota dimana gw dilahirkan, kota dimana gw pertama kali belajar motor, kota dimana gw pertama kali pacaran, kota dimana gw pertama kali disunat (hmm… kya nya ada yang ganjil dengan kalimat terakhir, tapi apa yaa…???) kota yang menyimpan sebagian besar kenangan sejarah hidup gw, Bandung.

Sudah banyak yang berubah di kota ini, ada yang positif dan ada juga yang negatif (menurut gw) tapi itu lah perkembangan jaman, menggilas apa saja yang menghalanginya, termasuk sejarah kota ini. Dulu kota ini begitu sejuk, asri, dan bersih, hingga Bandung pun disebut kota Berhiber (Bersih Hijau Berbunga).

Sekarang yang ada hanyalah rencana penggusuran lahan untuk pembangunan sarana perbelanjaan, kawasan hijau yang dilindungi karena berfungsi sebagai serapan air dirombak menjadi apartemen2 mewah, pohon2 ditebang dengan dalih untuk pelebaran jalan. Kemana perginya sejarah itu, sejarah yang menyebutkan Bandung a.k.a Kota Kembang, atau Bandung Berhiber… Apakah ini harga yang harus dibayar kota ini dan semua isinya, untuk mengikuti perkembangan jaman…???

Ini ada video bagus yang bertemakan tentang “Bandung Baheula dan Bandung Ayeuna”, yang artinya “Bandung Dahulu dan Bandung Sekarang”. Video ini saya ambil dari Youtube di upload oleh mybandoeng, gw upload ulang di Indowebster biar koneksi nya agak enteng.

Bandoenk Tempo Doeloe Part 1

Bandoenk Tempo Doeloe Part 2

Bandoenk Tempo Doeloe Part 3

26 pemikiran pada “Sudut Kota Bandung, “Tempo Doeloe”

  1. Aku pernah lewat gedung itu, pas studi banding…dan suatu saat aku berencana ke Bandung, menemui sahabat yang kenal di dunia maya.
    Di Jogja juga sudah ada arus modernisasi Bang…banyak mall2 atau gedung bioskop yang dibangun, tetapi di Bantul, mall tidak diijinkan dibangun, bupatinya beranggapan bahwa itu akan mematikan potensi ekonomi kerakyatan, keren juga ya.
    Tukeran Link? Boleh,
    salam persahatan dari seseorang yang masih belajar menjadi lurus (hanif)

    • Apa jadinya klo kita berniat untuk mengenang masa2 lalu kita, tapi ternyata semuanya sudah berubah, gedung2 nya sudah pada hilang entah kemana…
      Menyedihkan…

  2. he kawannnn add link aku ya.blog kamu udah aku link di web ku.ni wen ku virmanography.tk jangan lupa kunjungi ya.n daftar coz fiturnya kayak facebook.beneran lo

  3. bener bro…gw juga ngerasa kalo pulang ke bandung banyak banget perubahan yang kalo menurut gw ‘pembombardiran sejarah’ huhh…sampe-sampe nyokap bilang “ayeuna mah tos jiga jakarta di lembur teh..pamarentah bener-bener ngahapus sajarah dimana bandung baheula kudu jadi metropolitanna jawa barat..mani teu alus kekecapan jelema nu borokokok..ih”:mrgreen: nyokap bener-bener sebel sama ide-ide kemajuan di bandung..“doohhh..jadi hayang balik ka lembur deui yeuh..tapi bandung dengan tempo doeloe..”

    -salam- ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s