Sudut Kota Bandung, “Negara Beling”


cicadasDaerah ini mungkin bukan salah satu area wisata seperti daerah-daerah lainnya (cihampelas, jalan Riau, dago dan sekitarnya). Tapi disini merupakan salah pusat perdagangan Kota Bandung dengan kepadatan penduduk dan tingkat hunian yang cukup tinggi (alias sempit dan semrawut). Dari kecil gw sudah berada di sekitar daerah sini. Malah gw sempat bersekolah selama 3 tahun di daerah ini, tepatnya saat sma. Daerah Cicadas namanya….
Cicadas sudah sangat terkenal dari jaman dulu, bagi sebagian penduduk bandung Cicadas identik dengan tingkat kriminalitas yang tinggi. Daerah Cicadas sempat dikenal sebagai daerah rawan, daerah tukang mabok, tukang tarok, dan tukang nyingsatkeun anderok. Bahkan ada istilah sendiri untuk menggambarkan daerah Cicadas, yaitu ”negara beling”. Waktu kecil gw sering main Ding Dong ke daerah Cicadas, hasilnya gw berhasil dipalakin ama preman2. Disini juga banyak lahir cerita – cerita urban yang beredar luas di kalangan masyarakat Bandung.
Citra Cicadas sebagai negara beling tidak lepas dari mitos kekerasan dan legenda kelompok – kelompok pemuda pada kurun waktu tahun 1970-an dan 1980-an. Pada akhir tahun 1970-an misalnya dikenal kelompok Rahwana, lalu kelompok bela diri Sakarima (Bandarkarima). Kemudian pada tahun 1980-an dikenal kelompok Dolar Klub, dan terakhir pada tahun 1990-an dikenal kelompok Ninja Cicadas. Di luar kelompok tersebut, ada banyak tokoh lokal yang disegani seantero Bandung Timur, sebut saja Maman Sport, Nana Berlit, Maman Skogar, dan Eman Suhada. Selain keempat tokoh tersebut ada pula yang dikenal sebagai jeger dan jawara.
Istilah jeger tidak diketahui asal usulnya, dan sekarang memiliki banyak arti. Misalnya jeger diartikan sebagai ”penguasa daerah”, ”kokoh dan kuat” (panceg jeung geger), ”pemimpin”, ”keamanan daerah”. Bahkan ada yang bercanda sebagai singkatan dari ”jig ka ditu, jig ka dieu nyieun geger” (Ke mana pun pergi membuat heboh/onar).
Demikian juga istilah ”preman” yang memiliki banyak arti. Di kalangan penduduk pada umumnya, preman berarti orang – orang yang suka mabuk, malak, tidak punya kerja, sering berkelahi, cenderung menggunakan kekerasan untuk menyelesaikan masalah. Sedangkan yang lainnya melihat preman sebagai orang-orang bebas, bebas bertindak, bertindak seenak hatinya. Apakah daerah Cicadas masih seangker dahulu?

44 pemikiran pada “Sudut Kota Bandung, “Negara Beling”

  1. ane gak pernah ke daerah stu tuh… jd kaga ngarti dah …..kayaknya yang di todong mah kaga takut tuhhhh …….. tp alus lahhh….

  2. ga gitu juga kali, 10 – 15 tahun mungkin s’perti itu tapi sekarang…… bersahaja! main aja sekali-kali malam hari,… aman dijamin!!

  3. Heunteu lah skarang mah,,rada mereda..soalnya dah pada banyak kantor polisi,,tapi penjahatna pinter maen otak dari pada otot..berseragam smua skarang mah penjahatnya…

  4. Ya…sy juga bener2 ADIDAS ( Asli Didikan Cicadas ) thn 80 -90 an emang daerah cadas tuh daerah rawan perang mulu kayanya samurai tu dah dimana2…tp skg dah aman ..tenang aja yg mu maen ke daerah tuh dijamin aman ko….Pisss

  5. mun ayeuna mah balageur, arinsyaf isineun bade lebaranmah, nyuhunkeun hapunteun ka sadaya anu parantos di plak ka dulur sakampung cadas, ku sabab rumaos gaduh kulawarga ayeunamah.Minal aidin wal fa idzin. slm bdk cadas

  6. kalau sekarang memang tidak seperti dulu.. waktu kecil dulu saya juga sempat melihat orang kejar2an di sambil bawa golok keesokan paginya di tembok sudah ada bekas darah… kalau sekarang masih ada juga sih yang mabok2an sambil nongkrong di gang, ribut2 kecil antar gang juga masih ada.. biasanya kalau malam takbiran masih suka rame ada yang ribut antar gang.. tapi ya itu lah cicadas..

  7. Saya bangga menjadi dan dilahirkan di kota kecil ini,Chichadas-Bandung dan saya teringat pula akan kota Chichago-nya negara Amrik sana ! Dari kota ini lah SAYA LEBIH TAHU DAN PAHAM AKAN KEHIDUPAN DI DUNIA NYATA INI DAN JUSTRU MEMBERI NILAI PLUS BAGI KARIR SAYA DI DUNIA PENDIDIKAN BERIKUT PENOMENA-PENOMENANYA,Bro !

    Hasil Pergaulan dan Pendidikan yang telah saya dapatkan,dilihat dari segi positifnya,memberi warna terhadap jawaban asli dari dampak kehidupan bagi anak-anak didik saya yang ya gitu deh di dalam 1 Sekolah dimana saja sekolah itu berada dan pada Level apa Sekolah itu berada dan pasti ada Sebagian Kecil Kelompok yang suka NGARIRIWEUH SEKOLAH DAN JUSTRU ORANG-ORANG INI LAH YANG SEBENARNYA TELAH MEMBERI WARNA TERSENDIRI BAGI DUNIA PENDIDIKAN-KEHIDUPAN KITA ! Kita akan diuji olehnya mengenai KUALITAS KEILMUAN KITA KELAK Bro !

    Dan Chicada lah yang telah menguji Saya sampai sekarang masih exist untuk memberi berbagai macam disiplin ilmu kepada anak didik saya semenjak Juli 1989 sampai Sekarang !

    Thank you Chicadas ! You are the Beautiful Little City of My Real Life ! And You are The Everything of Mine !

  8. ass..baraya nuhun lah upami memet keneh ka cicadas mah, da najan beling/bringas ge tetaplah kota kalahiran urang nu loba kenangan…komo nuju zaman na mang aan pelor/ ninja tea duhh asa las vegas…..kmh baraya orang asep berlian /kujang pajajaran/gg. mesjid/cikaso/murarajen….simkuring janteun orang bangka..slm ka baraya…jaga kota urang teh sing jadi carita ke anak incu…tapi nu baoong mah tong dicaritakeun….htr nhn..

  9. Cicadas sebagai bagian dari dunia dan kota bandung tetap mengalami evolusi. tidak ada satu bagian dari dunia ini yang tahan sama arus globalisasi. sama seperti daerah lainnya : tukang beca marake hp, barudak tetep sarakola, nu garawe ge loba, imah aralus, jelema gararaya, nu ngeredit motor ge loba, black berry ge loba nu make, jalan dialusan, TK atawa PAUD nambahan, agustusan angger dirayakeun, toko miras aya keneh, nu nganggur ge aya, nu marabok aya najan teu loba, barudak abg nu jadi gangster teu tinggaleun,….. . cicadas masih memiliki harum2nya walaupun demikian sudah banyak perubahan terjadi. ceuk sim kuring nu nembe 35 tahun didieu, cicadas geus aman, jauh teu jiga baheula, da kota bandung ge butuh jelema2 cicadas teh berubah berguna jeung berjasa. seburuk apapun tempat dibesarkan seseorang, dia tidak akan bisa melupakannya. Piraku weh rek ngingilu ngaran ka daerah batur mah…… Entah sampai kapan anggapan2 bahwa cicadas sebagai negeri beling akan hilang, hanya warga dan waktu yang bisa membuktikannya. Cicadas …. love U so much

  10. born and grew up in cicadas gang samsi 2, went to aussie 1997, learn so much about the toughness that city, become my confident , black belt in taekwondo ranting itt (institute technology textile), I know personally iwan kusang, one of the ninja mob, there are long gone.
    the environment create my strong personality and confident , 17 years i left you cicadas, love and miss you, i have a job to manage white lazy aussie people to work.:)

  11. Jadi penasaran pengen tau garang nya dulu cicadas tuh kayak apa ?!
    Krn emg bner2 tersohor bgt nepi kamana mana.

  12. Lahir dan besar di cicadas. Bagi saya cicadas biasa saja. Cicadas bahkan menyenangkan, serba ada dan murah. Lokasi strategi, ke arah manapun ada kendaraan umum. Bagi masyarakat luar cicadas memang informasinya menakutkan. Maklum cerita dari mulut ke mulut semakin lama kan semakin bertambah. Sekarang cicadas tak ada lagi misbar. Perkampungan yang sangat padat. Apalagi PKL merajalela tanpa penataan yang baik. Yang berkunjung ke cicadas jangan takut. Masyarakat cicadas lebih heterogen. Tapi ya jangan bersikap nantang dan berlebihan, karena itu jadi alasan sang jawara untuk dapat “sparing.partner”. Istilah jeger saat terkenalmya vokalis the rolling stone. Mick Jagger. Itu saja, semoga bermanfaat.

  13. hahahahaha ie kota aing aya di gogle….jawara-jawara na alias jeger baheula alm maman sport,nana berlin,deden dolar,iwan kusang,monang, alm asep berun,ade bule,iwan kliwon,kindow,daud,dewa,iman imbron,alm endih anu boga ilmu rawarontek,alm yadi tato,dadang negro,abang,cekrem,suarna,hampura nya lur loba anu teu kasebut jeng bisi aya nu kasinggung urng nyien ngarana pkknamah urng tanggung waler,urng lahir di cicadas gede di cicadas paehgeu urng hayang di cicadas…hidup cicadasssssssssssssss !!!

    • Cicadas oh cicadas , biarkan “negara beling” menjadi julukan daerah kecil ini agar kelak sejarah tidak berubah🙂 orang cicadas adalah orang yg tau arti sopan santun, teu sopan ka orng cicadas nya teu d sopanan oge ,tak ada kata untuk mengungkapkan daerah ini🙂 cicadas hatur nuhun elmuna , cicadas hatur nuhun didikana , cicadas baga saya JUARA , lahir di cicadas, rs.al islam jl.jembar , cicadas moal aya duana

  14. Cicadas lopelah sy kecil dan besar di cicadas…cicadas tanah kelahiran ku smpe aku dewasa byk Cowo yg Suka tp selalu mundur karena Mereka takut masuk ke daerah beling sampe akhirnya ada Cowo yg bener2 Cowo berani ngapel ke rmh walaupun mobilna abis di kempesin sama di baret termasuk di palak tp Cowo sejati pantang menyerah terbukti hehehe lopelah cicadas sy ingat iwan kusang, ade Bule, endih semua jawara baikkk banget sama cewe2 cicadas malahan melindungi hihihi chayooo cicadas….

  15. Ahahaha duhh waas ngadanguna, sekarang sih udah gak separah dulu a daud ( iwan kusang ) masih ada dan awet muda, tapi dia jauh lebih berwibawa kearah positif sekarang, ya seiring waktu dan perubahan zaman semua itu bergeser dikit dikit, dulu adu “elmu” sekarang mah adu nyali , regenerasinya memang ada tapi entah dari mana yang pasti memang kultur cicadas memang seperti itu. Saya juga produk asli “cadas” yang dulu teman teman saya ogah maen ke rumah karena takut dll, tapi kalo kita kenal dan memang someah itu istilah “beling” hilang deh , sono euy hihi kabarudak, generasi arak fc, apalagi dan lagi saya dengar anak anak sd dan smp nya sekarang itu ada penerusnya TBC ( tim boseh cadas) hahaha generasi akan lahir terus tapi yang pasti tiap zaman ada cerita yang berbeda tapi alhamdulillah itu semua adalah salah satu cerita di sudut kota Bandung yang akan saya ceritakan ke anak cucu kelak

  16. Biarin aja disebut negara beling tapi aku bahagia tingkal di cicadas walau pun skrang aku tinggal di uber tapi aku bahagia lahir di cicadas dan banyak kenangan yang indah disana

  17. jangan ngehina daerah orng lain dong gimana kalau daerah kamu dihina ma orang lain walaupun cicadas tempatnya ga serapih daerah lain dibandung tapi aku nyaman disana

  18. Cicadas atw cadas skrg dah ngak seperti dulu waktu saya masih kecil yg kata anda2 mah “Nagara Beling” ceunah… bentar2 perang antar kampung/gang/genk… tp skrg mah aman lah ga usah takut jln2 d cadas.. sampai skrg saya masih suka ke cadas k rmh ortu..
    Mungkin anda2 blm tau..banyak artis berasal dr cadas loh.. salah satunya Rudi Karamoy vokalis grup U’camp trus ada MAT Beatles, Teh Nurul Arifin, Deddy Stanzah, bahkan Bang Ben (Alm Benyamin S) pernah tinggal d cicadas waktu kecil & kalo ga salah sekolah d SD Santo Yusup..
    ada jg artis balada dr cicadas.. nama nya Ganjar Noor.. coba deh surfing youtube atw kalo kebeneran bisa liat kang ganjar d RM Ampera lg konser (ngamen).. suaranya Wow.. enaken lah
    orang penting jg ada yg dr cicadas.. kaya ketua KPU Kota Bandung.. kang Apipudin S.Si.. komplit lah d cadas mah.. Good & Bad People aya kabeh…
    Jawara2 / Jeger2 kolot msh ada sih yg msh eksis.. tp skrg mah mereka cuma d blkg layar aja sih seperti Kang Bahar Atw Kang Mus “Preman Pensiun”.. anak buahnya aja yg gerak nagihan iuran sewa lapak/tempat, iuran listrik, ama uang jago dr pedagang2 kaki lima di cicadas
    Poko na mah..Unforgetable lah Cicadas

  19. Hade pisan blog na, saya sampe smp kelas 3 tinggal di daerah situ, jadi ya begitu lah daerah nya,,,tapi ada candaan dari temen2 masa kecil disanaa.mun pkl cicadas di usik gedung balai kota rugrug..mungkin itu candaan org2 yg pernah tinggal disana.tapi buktinya bisa kita.liat pkl dan uditch saluran yang nongkrong di pinggir jalan cicadaz..kayanya pemerintah setempat tiidak berani ngusik daerah setempat

  20. Cicadas ga seseram itu kang, cuman pikiran masyarakat aja ngeliatnya tentang pembantaiyan semua, geng ninja cuman pngn ngabisin jawara2 dicicadas aja. Yg jahatnya cuman si ndih, dlu itu jga 1 group am iwan kusang, a imam. Cuman si ndih ini pngn nguasain gang udunan yg biasanya geng ninja itu kumpul . akhirnya disana yang ramenya, geng ninjanya jdi kepecah 2 kubu.
    Trs klo skrg2 udh pada biasa aja. Soalnya si ndihnya udh kegorok am adik muridnya, grgr dia ngeresahin di garut sma gurunya di aduin am adik gurunya.

  21. Ninja itu emg bener tapi cicadas tidak seangker dulu .. NINJA itu NONGKRONG nya di rumah saya gan .. Contoh nya iwan kusang , bapa saya , pokoknya banyak lah gan .. Emg sering nyerang kesana kesini . Sering malakin , pokoknya angker banget .. Tapi skrg udh pada tobat .. Saya juga tau cerita ini dari bapa saya yang bekas ninja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s